Wednesday, 13 January 2021

Catatan Pendek #NarasiAyah

Setiap orang punya pilihan masing-masing memperlakukan kesedihan. Satu yang pasti, kau tak bisa menghadapi kesedihan yang punya baju baru dengan cara-cara dulu – setidaknya begitu yang ibu bilang. Maka itu, ia mulai mengatur rumah dengan mengubah posisi perabotan, mengganti motif sprei, mengosongkan sebagian isi gudang, hingga menyimpan apa-apa yang mengingatkan.

Suatu malam kubilang pada ibu, usahanya seperti menambal pakaian yang sudah bolong sana-sini. Pakaian itu berhasil kembali berfungsi dan bisa dikenakan, tapi tak membuatnya jadi baru. Ia masih pakaian lama yang sama lengkap dengan segala kenangannya. Bekas-bekas tambalan itu – yang berusaha dijahit rapi, tapi tetap saja terlihat – seakan memberi tahu orang-orang jika ada yang berupaya dibetulkan.

Usahamu melupakan menarikmu pada ingatan yang lebih basah. Lalu, kami berdua pun duduk di beranda rumah tanpa apa-apa selain tangisan yang berusaha disimpan kuat-kuat.
Sumber foti: Pinterest

 




 

0 Comments:

Post a comment