Monday, 3 October 2011

LDKS: Part Night, Still First Day


Whats surprise at Post Four?? Mungkin bagi Anda akan tidak berarti dan tidak mengejutkan, tapi bagi saya ini berarti. Aku menemukan pesan moral yang disampaikan guru penjaga di post 4. Dimana setiap gulungan kertas yang kami dapat dari pos 1 hingga pos 3, ada satu pesan terbalik di dalamnya, dimana tida setiap pesan yang diterima dengan bisika label ; Jangan dibuka! harus kita turuti, mungkin untuk pesan pertama okelah, karena demi menjaga kepercayaan penyampai, tapi, jika sudah kedua dan ketiga, kita sebagai perantara harus tahu sebenarnya ada apa ini, karena bisa saja, bungkusan dan karung yang kita bawa tanpa kita ketahui apa di dalamnya ternyata adalah bumerang bagi kita dan si penerima. Jadi, pada LDKS di acara jelajah malam banyak mengajarkan saya, dimana dalam satu tim yang terisi temna-teman yang tidak saya kenali, tetap bisa tercipta kerja sama dan kekompakkan untuk berani maju menghadapi rintangan alam di depan. Itulah kepemimpinan, seorang pemimpin bukan orang yang duduk tenang dan memerintah, justru, pemimpin adalah orang yang bekerja 10x lipat lebih keras dari anak buahnya karena ketika anak buahnya sedang bekerja, pemimpin harus memastikan bisa melindungi segenap kerja mereka. Satu jatuh, semua ikut jatuh, maka itu, janganlah pernah melepas pegangan erat tangan itu. Jelajah malam yang hanya berbekal satu senter dan satu lilin menyala membuat kami saling menjaga dan berbagi hangatnya cahaya pada sesama. Hasil dari jerit malam yang nantinya di evaluasi esok harinya, berbuah manis, dimana kelompok saya menjadi pemenang sebagai Juara Kebersamaan dan Kekompakkan di antara lima kelompok lainnya(akan saya ceritakan lebih lanjut di entri Part Two). Jelajah malam yang selesai jam satu pagi, dan kami diberi waktu tidur hanya tiga jam, karena pukul setengah lima, kita sudah harus bangun dan siap-siap menerima renungan dan meditasi pagi, olahraga, evaluasi kegiatan, penghargaan hingga acara puncak, yaitu intermezzo, Hiking to Pangarango Mountain! (To Be Continue)
Go to Part Two, Second Day!

September To Remember, Oktober To Shining


Akhirnya, bulan September sudah kita lewati. 31 hari waktu kita habis untuk mengukir pengalaman, prestasi dan kenangan yang nantinya bisa dikenang di bulan Oktober. Dimana pada bulan Septembr itu, aku lebih banyak menuai pengalaman yang sepertinya hashtagnya lebih cocok 'September To Remember', karena banyak sekali peristiwa untuk diingat pada bulan itu. Dan, kini, September sudah dua langkah kita lewati, belum jauh, tapi ini menjadi awal dari tantangan dan pengalaman baru yang sudah siap menunggu kita untuk mengambilnya di bulan Oktober ini. Pada bulan Oktober ini, di kesempatan opening words entri blog di tulisan kali ini, ada beberapa entri yang sudah saya siapkan, tidak terlalu hangat, karena masih mengambil serpihan dan sisa api September Xperience di dalamnya yang belum sempat terpost di bulan lalu, seperti; Liputan perjalanan LDKS yang berlangsung di 31 September-1 Oktober, Liputan prosesi terima hadiah Tupperware, hingga puisi-puisi dan tulisan-tulisan bertemakan kisah teka-teki yang menyangkut masalah saya menjadi sajian awal untuk menyambut Oktober di blog ini, ada juga simple note yang saya terima dari seorang guru bahasa Inggris SMP saya di a malam kala dimana saya sedang gelisah, note itu begitu membantu saya untuk bangkit(nanti akan saya bahas lebih lanjut). Mungkin, jika ada kejadian menarik lainnya yang terjadi di Oktober ini, akan saya hidangkan dan masak dalam resep kata-kata ke blog ini. Tapi, untuk mengisi dan menunggu sampai tantangan itu muncul, mari nikmati selingan kecil liputan LDKS yang bermakna yang saya ikuti di blog ini. Enjoy! Lets share your LDKS experience too...maybe from your story, you'll inspirated people from your meaningful activity in there...Shining our day, light our road! Have a new spirit to face Oktober To Shining!

Lets hear 'Tendangan dari Langit' song from Kotak Band to motivate and start your first Oktober day !